Bikin desain tampilan aplikasi yang keren di Figma emang seru banget. Tapi tahu gak sih? Saat kamu ikut sebuah lomba UI/UX, tampilan visual yang estetik aja belum cukup buat bikin kamu jadi pemenang. Para juri yang berpengalaman biasanya bakal melihat jauh lebih dalam: seberapa paham kamu sama masalah pengguna, seberapa logis solusimu, dan seberapa berdampak aplikasi yang kamu rancang.
Buat kamu yang lagi bersiap buat ikut lomba desain mahasiswa atau tingkat siswa, yuk simak 4 tips penting ini supaya karya kamu makin menonjol!
1. Mulai dari Riset Pengguna (Bukan Asal Tebak)
Kesalahan paling umum buat pemula adalah langsung mendesain tanpa tahu masalah sebenarnya. Cobalah luangkan waktu buat ngobrol sama calon pengguna (interview) atau sebar kuesioner singkat. Dari riset ini, kamu bakal tahu pain points nyata yang mereka rasakan, jadi desain yang kamu buat benar-benar jadi solusi, bukan cuma asumsi pribadi.
2. Susun Case Study yang Rapi dan Jelas
Juri ingin tahu proses berpikir kamu dari A sampai Z. Makanya, susun case study atau laporan desain kamu secara terstruktur. Ceritakan alurnya mulai dari penemuan masalah (empathize), perumusan ide (ideate), pembuatan kerangka (wireframe), sampai pengujian. Laporan yang alurnya runtut bakal jauh lebih memikat dibanding desain yang tiba-tiba "jadi" tanpa alasan yang jelas.

3. Buat Prototype Interaktif yang Terasa "Hidup"
Visual desain bakal kelihatan jauh lebih menarik kalau bisa diinterakasikan langsung. Buatlah prototype yang responsif dengan alur navigasi yang halus. Pastikan juga komponen desain kamu (seperti tombol, warna, dan typography) konsisten di setiap halaman aplikasi.
4. Asah Skill Pitching dan Presentasi
Ingat, ide sebagus apa pun bakal sulit diapresiasi kalau gak bisa disampaikan dengan baik. Di tahap final, persiapkan pitch deck yang ringkas tapi padat. Fokus pada masalah utama, keunggulan solusimu, dan dampak positif yang bisa dihasilkan oleh aplikasi tersebut.
3. Buat Prototype Interaktif yang Terasa "Hidup"
Visual desain bakal kelihatan jauh lebih menarik kalau bisa diinterakasikan langsung. Buatlah prototype yang responsif dengan alur navigasi yang halus. Pastikan juga komponen desain kamu (seperti tombol, warna, dan typography) konsisten di setiap halaman aplikasi.
4. Asah Skill Pitching dan Presentasi
Ingat, ide sebagus apa pun bakal sulit diapresiasi kalau gak bisa disampaikan dengan baik. Di tahap final, persiapkan pitch deck yang ringkas tapi padat. Fokus pada masalah utama, keunggulan solusimu, dan dampak positif yang bisa dihasilkan oleh aplikasi tersebut.
Uji Karyamu di DECOMPE 5.0 x SKILLCLASS!
Nah, ingin mempraktikkan langsung tips-tips di atas dalam ajang yang sesungguhnya? Kamu bisa banget mencoba kemampuanmu di DECOMPE 5.0 x SKILLCLASS!
Event kompetisi UI/UX 2026 nasional ini diselenggarakan oleh UKM Coding Cyber Universitas yang berkolaborasi dengan BEM Cyber University. Membawakan tema “5 Years Of Impact: Smart Living, Sustainable Future”, kamu bakal ditantang buat bikin solusi digital yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat.
Serunya lagi, di sini kamu gak langsung dilepas gitu aja. Kamu bakal dapet fasilitas Skill Class (Bootcamp) dan sesi mentoring UI/UX eksklusif buat mematangkan ide dan karya kamu sebelum dinilai juri.
Lomba ini terbuka untuk kategori SMA/SMK dan Umum/Mahasiswa, baik secara individu maupun tim (maksimal 3 orang). Kamu juga berkesempatan memenangkan total hadiah sebesar Rp 5.000.000+ dan mendapatkan E-Sertifikat resmi!
Yuk, langsung bentuk tim terbaikmu dan daftarkan diri sekarang di https://bit.ly/RegistDECOMPE5. Cek info selengkapnya di Instagram @decompeofficial atau tanya-tanya langsung ke kontak CP: Aldino (0895-3868-91729) & Nayla (0877-7369-8839).
